Warung depan pabrik siang ini tidak seramai biasanya, hanya tampak satu dua kelompok buruh menghabiskan kopinya sambil sebatang rokok terselip diantara jemarinya. Terdengar diantara mereka asyik berdiskusi, rupanya tentang Pilpres yang sebentar lagi akan digelar.
"Aku megang SBY aja deh..... mereka janji mau memperhatikan buruh, kemarin aja pajak buat buruh udah ditanggung pemerintah"
"Kalo aku suka Mega Pro aja.... mereka mau menghapus sistem outsourching kalau jadi presiden"
"Aku suka JK Win..... mereka sudah di dukung organisasi buruh lho....."
Yaa..... setiap pemilihan Presiden, Gubernur, Bupati/walikota, bahkan pilihan kepala desa..... buruh selalu didekati...... dinina bobokkan dengan janji-jani manis, namun kenyataannya setelah pemilihan berakhir.....??? nasib buruh tetap tiada menentu......
Siapakah Presiden yang berpihak kepada buruh nantinya......???
Semoga yang terpilih adalah presiden yang betul-betul dapat menaikkan kesejahteraan buruh dan keluarganya secara lahir dan bathin.
Sehingga tidak perlu ada demo UMK tiap akhir/awal tahun
Tidak perlu lagi ada buruh gantung diri karena tidak kuat membayar hutang kepada rentenir
Tidak perlu lagi ada buruh yg kecelakaan kerja karena kurang konsentrasi saat bekerja akibat mikirin kontrakan yg habis, anak/istri yg sakit tidak tercover jamkesmas...... dll.
Biarkan semua sisi kehidupan buruh ditarik pajak (dapat upah kena pajak, beli beras kena pajak, naik motor bayar pajak, rasanya cuma kentut yg blm kena pajak) asalkan pemerintah yg berkuasa betul-betul menjalankan amanat UUD 1945, bahwa para fakir miskin dan anak-anak yatim yang terlantar dipelihara oleh negara (dari pajak dong biayanya)
Apa pilihan anda.......????
Tidak ada komentar:
Posting Komentar