Cak Jan, buruh pabrik kecap N0.1 kembali pusing tiap baca koran atau lihat berita ditelevisi. Isinya hanya berputar-putar tentang terorisme dan rebutan kursi parlemen. Padahal semua itu membuat iklim industri tidak stabil. Kebutuhan makin meningkat seiring dengan semakin dekatnya lebaran.
Cak Jack, Direktur pabrik kecap No.1 juga tak kalah pusing dng cak Jan, buruhnya. Kondisi negara saat ini membuat bisnis tidak menentu.
Masyarakat di nina bobok kan dng tayangan sinetron, magic dan gosip artis.
Janji- janji politikus tinggal lagu nostalgia......
Kapankah republik mimpi tidak hanya menjadi tontonan di televisi....???
1 komentar:
menarik sekali... kapan yaaa bisa live show...
Posting Komentar